Selasa, 27 Agustus 2019

Cara Telaah Artikel Yang Baik


Artikel atau Jurnal, dapat kita telaah ulang. Cara Telaah Artikel atau Jurnal Sebagai Berikut :
contoh : 
Hasil Telaah Artikel tentang Prevalensi Hipertensi dan Determinannya di Indonesia

A.  Judul Artikel
Pada judul artikel terdapat 4 kata, sedangkan dalam teori judul sebaiknya terdiri dari 5 10 kata. Artinya pada judul Artikel masih terlalu pendek.
(Ada baiknya  jika di cantumkan tahun penelitian agar pembaca mengetahui kapan dilakukannya penelitian dan mencukupi kata minimal dalam membuat judul yaitu 5 10 kata)
B. Penulisan Nama
Dalam penulisan artikel nama tidak disertai dengan gelar akademik. Sudah sesuai dengan teori.
C. Abstrak dan Kata Kunci
Masalah dalam artikel Insidensi Penyakit Tidak Menular : Hipertensi di Indonesia,
Tujuan nya untuk : memberikan informasi tentang prevalensi Hipertensi di Indonesia, mengetahui karakteristik dan determinan Hipertensi dan factor resiko yang berkaitan dengan hipertensi.
Penelitian ini menggunakan Cross Sectional dan Case Control
Hasil penelitian : prevalensi Hipertensi di Indonesia adalah 32,2 %. Hipootesis tidak di cantumkan. Dalam penulisannya pun di translate kedalam bahasa Inggris (sudah sesuai dengan teori)
Panjang abstrak adalah 229 kata ( dalam teori 75 -100 kata )
Key word : hipertensi, prevalensi dan factor resiko
D. Metode
a.    Sumber data dari Riskesdas 2007 dengan responden yang berumur 18 tahun yang berjumlah 567.530 orang.
b.      Desain analisis menggunakan Cross Sectionaldan case control. Tehnik analisis data dengan melakukang seleksi variabel Independen dengan analisis bivariat.
E.  Hasil
Dalam artikel di cantumkan tabel dan pembahasannya
F.  Pembahasan
Dalam pembahasan artikel, masalah, tafsiran hasil dari penelitian dan menyusun teori atau langkah selanjut nya sudah tercantum.
G. Simpulan dan saran
Kesimpulan dalam artikel juga di jelaskan atau di uraikan hasil dari pembahasan.
H. Daftar rujukan
Daftar rujukan terlampir..

Syarat – syarat judul yang baik :
1. Spesifik
2. Efektif, judul tidak boleh lebih dari 12 kata untuk bahasa          Indonesia dan 10kata untuk bahasa Inggris
3. Singkat, Menurut Day (1993), judul yang baik adalah yang menggunakan        kata-kata sesedikit mungkin tetapi cukup menjelaskan isi paper.    Namun, judul tidak boleh terlalu pendek sehingga menimbulkan     cakupan penelitian yang terlalu luas yang menyebabkan pembaca             bingung.
4. Menarik
5. Pembaca dapat langsung menangkap makna yang disampaikan dalam jurnal dalam sekali baca
 Judul jurnal ini adalah
IS THE COLLEGE ENVIRONMENT ADEQUATE FOR ACCESSING TO NUTRITIONEDUCATION : A STUDY IN TAIWAN
Kritik terhadap judul jurnal tersebut :
1. Kurang spesifik karena pembaca kurang bisa memahami apa   eksposuredan outcome pada penelitian ini hanya dari sekali baca
2. Keefektifitasan judul diluhat dari kelugasan penulisannya yaitu tidak    bolehlebih dari 10 kata. Jadi judul jurnal ini tidak efektif karena   judul terdirilebih dari 10.
3. Judulnya kurang karena judul berupa kata tanya, pada hal itu tidak diperbolehkan untuk penulisan jurnal ilmiah.
4. Pembaca kurang bisa memahami apa makna yang ingin disampaikan oleh     peneliti jika hanya dari membaca judul saja

Nama Penulis, Syarat – syarat penulisan nama penulis jurnal :
1. Tanpa gelar akademik/ professional
2. Jika lebih dari 3 orang boleh yang dicantumkan hanya   penulis utama,dilengkapi dengan dkk ; nama penulis lain dimuat di          catatan kaki ataucatatan akhir
3. Ditulis alamat dari penulis berupa email dari peneliti
4. Tercantum nama lembaga tempat peneliti bekerja
5. Jika penulisan paper dalam tim, penulisan nama   diurutkan sesuaikontibusi penulis.Penulis Utama :Penggagas,        Pencetus Ide, Perencana & penanggung jawab utama kegiatan. Penulis kedua :Kontributor kedua,dst.
Abstrak Abstrak merupakan ringkasan suatu paper yang mengandung semua informasi yang diperlukan pembaca untuk menyimpulkan apatujuan dari penelitian yang dilakukan, bagaimana metode/pelaksanaan penelitian yang dilakukan, apa hasil-hasil yang diperoleh dan apasignifikansi/ nilai manfaat serta kesimpulan dari penelitian tersebut.Abstrak yang baik harus mencakup tentang permasalahan, objek  penelitian, tujuan dan lingkup penelitian, pemecahan masalah, metode penelitian, hasil utama, serta kesimpulan yang dicapai.Selain judul, umumnya pembaca jurnal-jurnal ilmiah hanyamembaca abstrak saja dari paper-paper yang dipublikasi dan hanyamembaca secara utuh paper-paper yang paling menarik bagi mereka

Cara penulisannya :
Tersusun tidak lebih dari 200 – 250 kata. Namun ada pula yangmembatasi abstraknya tidak boleh lebih dari 300 kata. Karena itu untuk  penulisan abstrak cermati ketentuan yang diminta redaksi.Ditulis dalam bhs. Indonesia & Inggris. Diawali bhs. Inggris jika penulisan keseluruhan tubuh paper dalam bhs. Inggris, dan diawali bhs.Indonesia jika penulisan keseluruhan tubuh paper dalam bhs. Indonesia.Berdiri sendiri satu alinea (ada juga yang menentukan bisa lebihdari satu alinea).Untuk jenis paper hasil penelitian: Penulisan abtraknya tanpa tabel,tanpa rumus, tanpa gambar, dan tanpa acuan pustaka. Jadi tidak bolehmengutip pendapat orang lain, harus menggunakan data-data dan hasil penelitian serta argumen yang didapat dari penelitian sendiri.Untuk jenis paper hasil review : Penulisan abstraknya bolehmengutip hasil penelitian orang lain dari acuan pustaka/ sumber yangdiacu
Di bawah abstrak ditulis kata kunci, paling sedikit terdiri dari tigakata yang relevan dan paling mewakili isi karya tulis. Demikian juga di bawah abstract ditulis paling sedikit tiga
key words yang sesuai dengan kata kunci pada abstrak (bhs. Indonesia). Kata kunci, tidak selalu terdiri 3 kata, ada juga yang menentukan kata kunci ditulis dalam 4-6 kata(tergantung redaksi, jadi perhatikan ketentuan yang diminta).
Adakah kekonsitenan dalam penulisan dimana metode maupun hasilmenjawab tujuan penelitian.Konsisten karena bahasan penelitian sesuai tujuan, hasil dankesimpulan.
7. Literatur, Semua bahan acuan dalam bentuk jurnal, buku ataupun naskah ilmiahyang digunakan sebagai referensi/acuan ditulis pada bagian ini. Reference yang dirujuk haruslah yang benar-benar mempunyai kontribusi nyatadalam penelitian tersebut.
Penulisan Daftar Pustaka Sistem Harvard (author-date style).Sistem Harvard menggunakan nama penulis dan tahun publikasi dengan urutan pemunculan berdasarkan nama penulis secara alfabetis. AlamatInternet ditulis cetak miring.
Contoh :
Buller H, Hoggart K. 1994a. New drugs for acute respiratory distress syndrome. New England J Med 337(6): 435-439.
Penulisan Daftar Pustaka Sistem Vancouver (author-number style)
Sistem Vancouver menggunakan cara penomoran (pemberikan angka)yang berurutan untuk menunjukkan rujukan pustaka (sitasi).Contoh :
(1) Prabowo GJ, Priyanto E. New drugs for acute respiratory distress syndromedue to avian virus. N Ind J Med. 2005;337:435-9.
Penggunaan literature telah tepat, yaitu menggunakan sumber-sumber acuan yang dapat dipercaya dan sesuai atau mendukung teori dalam penelitian ini. Secara umum, penyusunan daftar pustaka terdiri atas dua jenis, yaitu dengan cara penomoran dan penyusunan secara alfabetis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar